10 June 2008

Y

You may belief him or not. You may hate him or adore him. Indeed many people have underestimated his policies, and many people also want him to step out; but for me, as one of the citizen in this country, I feel pity to him. Gimana ngga? Kita yg slama ini branggapan kalo punya jabatan sprt dia itu enak, mungkin ga sadar kalo sbenernya apa yg dia dapat itu berat. Menjadi pemimpin sbuah negara yg besar sangatlah tdk mudah. Alih alih ingin mensejahterakan rakyat, atw menjadi ikon yg pro rakyat, ia sndiri juga harus melindungi rakyat. Bukan dari kemiskinan, kelaparan, pengangguran, atw bencana alam. Itu mah udh biasa! Smua negara prnah ngalamin. Yang berusaha dia jaga adalah agar negara ini tdk diinvasi oleh negara adidaya. Jadi ya otomatis, mau ga mau, drpd dibenci, dimusuhi, kemudian diperangi, maka dia scr ga langsung harus mnyepakati the invisible MOU. Loh kok invisible? Ya jelaslah, ibaratnya orang yg udh gede, ada prinsip2 yg udh musti dipahami tanpa musti diberitahu trlbh dahulu. Layaknya hukum rimba, yg lemah harus mengalah pd yg kuat. Atw untk contoh gampangnya, kalo ga mau makan ya pasti bakalan sakit. Kalo mau sembuh ya musti minum obat. Kalo cape ya istirahat. Nah, daripada bernasib tragis sprti Vietnam, Irak, Aganistan, de el el, dia lbh memilih untk mncari posisi aman. Kalian pikir bakal ad yg nolongin kita kalo kita ntar diperangi? Absolutely not! Emang PBB bakal lantas melindungi kita? It way impoooosible dude! Paling2 negara2 lain bisanya cm demo2 buat nentang invasi mereka terhadap kita. Paling2 bentuk solidaritasnya cm berupa rasa simpati dan empati. Ga bakal ad negara lain yg peduli sm negara ini kecuali kita sendiri. Kesimpulannya? Cintai & gunakan produk dalam negeri, gali potensi diri, maksimalkan kreatifitasmu, jaga persaudaraan, and keep on rocking!

No comments:

Post a Comment