03 June 2008

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTU

Dua puluh satu huruf yg terpampang diatas mewakili jumlah abad dalam hitungan masehi yg sdh kita lewati bersama. Apakah ada makna dibalik angka tersebut? Tentunya ada. Yakni peradaban manusia yang semakin dewasa. Namun sudahkah kehidupan manusia berubah menjadi lebih baik? Hhm, tampaknya belum. Dalam setiap abad, masih banyak terdapat repetisi yang hingga kini terkadang sulit untuk menjawabnya. Sebagian besar orang hanya mengatakan; "Ciest la Vie" alias "yah begitulah hidup". Entah jawaban ini muncul karena hasil pemikiran sendiri, orang lain, atau mungkin karena ketidakmampuan alias sikap pasrah dalam menjalani hidup. Seperti halnya kelahiran dan kematian yang datang silih berganti, sedih, gembira, marah, cinta, senang, dendam, ragu, cemburu, dll semuanya timbul-tenggelam burulang-ulang. Sebagian mengatakan bisa bahagia karena harta. Tp ada pula yg bahagia cukup karena tawa. Ah... bahagia atw tidak bahagia, itu semua soal sugesti semata. Yang ditakutkan adalah bila tidak terdapat rasa. Manusia bisa menangis dan tertawa itu karena adanya rasa. Yakni sesuatu yg tumbuh dari dalam hati mereka. Nah bagaimana bila hati itu tdk lg dpt berfungsi? Bagaimana bila jiwa tak lagi mampu berseri. Semua keindahan dan kehancuran hanya akan terasa hampa. Inikah yg terjadi pada sebagian besar umat manusia saat ini???

1 comment: